Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita

Kritisi Media yang Memborbardir Isu Pilkada

Gambar
Pilkada seketika menjadi tema hits minggu ini. Keputusan tentang pilkada tidak langsung menyita banyak mata. Seluruh media cetak dan elektronik menaruh berita ini di halaman pertama mereka. Mungkin punya tujuan selain merebut tema hati konsumen, juga menambah keuntungan produksi media. Hashtag #ShameOnYouSBY turut menghiasi twitter, bahkan sempat menjadi trending topics yang dilihat seluruh dunia. Akibatnya, Pemerintah Indonesia harus mengeluarkan kocek besar untuk menghapus trending tersebut. Tentu dilakukan untuk melindungi Negara dari berbagai cibiran di luar sana.  Heboh Penentuan Pilkada Tengah sedang menulis opini ini, salah satu channel TV mempertontonkan unjuk rasa di depan istana presiden, beberapa diantaranya dari relawan barisan Jokowi. Selain itu, kemunculan petisi change.org dengan muatan batalkan UU Pilkada juga sedang marak beritanya. Petisi yang dibuat Suparman Manik ini yakin dapat menghantarkan ke meja Mahkamah Konstitusi untuk dipertimbangkan kembali. Beri...

Adakah yang Salah dengan Hijab, Hi Para Penegak Kebebasan Individu ?

Gambar
  Rusia dan Indonesia adalah Negara yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama. Memang info yang saya ketahui adalah Islam cukup berkembang pesat di Rusia. Sebesar 10 persen muslim. Sedikitnya (20 persen) 25 juta jiwa penduduk Rusia beragama Islam dari total populasi 145 juta jiwa (sumber:republika.co.id). Pluralisme penting untuk diterapkan demi menjaga keharmonisan kebergaman yang dilaksanaan secara bersamaan. Tetapi tidak demikian di Rusia. Pagi ini saya membaca Koran Republika edisi lama Kamis, 21 Maret 2013 berjudul Salikhov dan Jilbab Putrinya, Seorang guru Marina Savchenko menegaskan tidak akan mengizinkan siswi berjilbab masuk ke kelasnya. Pemikiran ini membuat sekolah menetapkan seragam yang tak memungkinkan siswa Muslim menutup auratnya. Pembatasan ini menyebabkan keempat putri Salkhov yang berjilbab dikeluarkan dari sekolah. Tindakan tersebut jelas melanggar Hak Azasi Manusia yang semestinya mendapat perlindungan dari Negara,  Deklarasi U...

Sungai Bekasi Sebagai Sumber Utama Pasokan Air Bersih

Gambar
Bekasi adalah kota yang panas, padat penduduk, penuh polusi dan sampah serta langganan macet. Hal paling sering penulis lihat terjadi adalah aktivitas pencemaran air . Sumber pencemaran terhadap air permukaan di Kota Bekasi terutama adalah industri, rumah sakit, pusat perbelanjaan, restoran, dan rumah tangga serta pasar tradisional yang membuang limbahnya langsung ke badan air (sumber: www.bekasikota.go.id). Limbah tersebut dapat menurunkan kualitas fisik, kimia, dan biologi air sungai. Kejadian ini berakibat pada krisis air bersih ditempat tinggal penulis, yaitu Komplek Kemang Pratama, Bekasi.  Pada bulan Oktober 2012, Warga Kemang Pratama di gegerkan dengan masalah penyediaan air bersih. Kami memberikan batas waktu seminggu bagi pengembang perumahan elit ini untuk segera memperbaiki pengelolaan air bersih. Keinginan warga ini terungkap dalam dialog yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat antara warga Kemang Pratama Bekasi dengan pihak pengembang perum...

Eksploitasi Sumberdaya Alam Papua Melalui Proyek MIFEE (The Merauke Integrated Food and Energy State)

Papua adalah bagian dari daerah Indoesia yang terkenal dengan sumberdaya alamnya berupa pangan lokal , kayu hutan, dan tambang emas. Selama lebih dari satu dekade, penduduk asli Papua telah mengalami penderitaan dibawah militerisasi, pelanggaran HAM, eksploitasi, dan diskriminasi. Salah satu kasus yang saya angkat kali ini mengenai proyek MIFEE (The Merauke Integrated Food and Energy State) yang mencakup 1,28 juta hektar lahan di Kabupaten Merauke, Papua bagian selatan. Proyek ini diluncurkan Menteri Pertanian secara resmi pada tanggal 11 Agustus 2010. MIFEE adalah himpunan perkebunan komersial yang dimaksudkan agar menjadi bagian dari visi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk “feed Indonesia, feed the world (lumbung pangan indonesia, lumbung pangan dunia”. Komoditas utama yang diproduksi adalah kayu, kelapa sawit, jagung, kacang kedelai, dan tebu. Sejauh ini, ada setidaknya 36 investor yang telah mengantongi izin konsesi. Kebanyakan dari investor adalah perusahaan Indonesia, a...

Pluralisme Hukum dan Implikasinya pada Kelompok Marjinal Perempuan di Ambon, Maluku

Pluralisme hukum adalah rekognisi dari wilayah bangsa yang terdiri dari banyak sumber hukum dan hak-hak hukumnya. Sumbernya seperti inter alias, religious law, adat, perjanjian internasional (C.K Wong, 2001). Adanya dua paham (hukum negara dan hukum adat) yang diterapkan bersamaan seringkali menimbulkan permasalahan. Ini terjadi pada kasus kelompok perempuan di Ambon, Maluku di buku ‘Mereka yang Tak Terlihat:Kemiskinan dan Pemberdayaan di Indonesia’  Kasus pertama dialami Santi, seorang ibu rumah tangga pada tahun 2003 mengalami kekerasan dari suaminya.  “Suatu malam suami saya pulang ke rumah. Waktu itu dia sedang mabuk. Dia mulai merusak barang-barang. Dia memukul dan memaki saya. Waktu saya balas memaki, dia ambil lampu minyak tanah dan minyaknya ditumpahkan ke badan saya. Lalu dia membakar saya pakai korek api. Dia ambil ember plastik waktu api di badan saya masih menyala. Dia taruh itu menutupi kepala saya dan dia tahan embernya. Plastiknya meleleh di wajah saya. D...

Ironi Si Batik Indonesia yang terlupakan

Batik adalah salah satu komoditi yang bisa diunggulkan untuk pendapatan perekonomian masyarakat. Saya cukup tercengang setelah membaca koran republika edisi 3 oktober mengenai beamasuk produksi batik Tiongkok yang digratiskan alias nol persen. Padahal batik Indonesia mahal karena menggunakan teknik khusus keterampilan tangan (by canting) sementara batik Cina murah tapi hanya di print dan tidak sesuai ketentuan UNESCO serta produksinya menunggu pesanan yang ada.  Salah satu kasus menyebutkan pula Siti Qomariah (62 tahun), pengrajin batik di Jalan Tuntang, Madiun, satu-satunya pengrajin batik di kota tersebut. Meski minim usahanya berjalan. Ada beberapa pesanan sejumlah instansi pemerintah setempat namun jumlahnya tidak seberapa. Ia berharap ada bantuan peralatan dan order besar dari kantor Pemkot Madiun untuk seragam karyawan. Apalagi Madiun memiliki batik khas, yaitu Batik Retno Kumolo. Kasus lainnya juga di Kota Batam bahwa Kepulauan Riau ditetapkan pusat promosi Batik Indo...

KISAH NYATA untuk Renungan NASIB INDONESIA

halohaaa indonesia-sejati! saya cuma pingin nge-share notes dari orang. semoga ini bisa jadi renungan kita smua untuk kemajuan bangsa ini :) here it is Dari Group "ITS=Champion in PIMNAS" Cerita mahasiswa Indonesia di Ausie. Nyataa. Suatu pagi,kami menjemput seseorg klien di bandara.Org itu sdh tua,kisaran 60 thn.Si Bpk adl pengusaha asal Singapura,dgn logat bicara gaya melayu&english,beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda. Beliau berkata,"Ur country is so rich!" Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu."Indonesia doesn't need the world,but the world needs Indonesia,"lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia,U don't need the world." "Mudah saja,Indonesia paru2 dunia.Tebang saja hutan di kalimantan,dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing,we can't be rich without Indonesia 500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.Bisa terbayang uang yg...

Ketuk Pintu Hati Nurani ini Tuhan [permasalahan tkw indonesia]

Gambar
tulisan yang satu ini #2 juga uda lama cuma pingin memposting mengenai permasalahan yang tidak pernah selesai2, just my argument, keep reading friend :) Indonesia kaya dengan alamnya, penduduknya, wilayahnya, budayanya yang beraneka ragam. Tapi mengapa ada satu keanehan, yaitu Indonesia tidak dapat semaju Amerika, tidak dapat semaju Singapura. Lantas mengapa? ya, karena orang Indonesia terlalu haus dengan kekuasaan, sehingga mata dan hatinya terlalu dibutakan dengan uang. Mereka tidak dapat melihat sekeliling mereka, tidak mendongak sedikitpun kebawah dimana saudara-saudara kita banyak yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian sesama. Kita mengaku Indonesia sudah merdeka dan sangat bernasionalisme, tapi nyatanya keintegrasian kita sama saja dengan nihil ! Banyak wanita-wanita Indonesia memilih bekerja diluar negeri, hanya karena imingan gaji besar atau pengaruh teman yang dianggap sukses setelah pulang bekerja disana. Padahal mereka tidak tahu banyak bahaya dan ancaman yang nya...

Berita Kenaikan Gaji dari Bapak Presiden SBY

ini tulisan uda lumayan lama, cuma pingin diposting aja iseng-iseng hehehe, selamat membaca! semoga berguna walaupun tulisan masi standart :p Tema yang lagi hangat ditelinga untuk diperbincangkan adalah permintaan kenaikan gaji yang diungkapkan bapak presiden kita, SBY pada tanggal 22 januari pekan lalu. Sangat kontroversial karena ada dua kubu yang mempunyai pendapat berbeda, pro dan kontra. Media yang sangat menguasai seluruh informasi juga turut dominan menolak gaji presiden yang dinilai tidak pantas untuk naik. Disatu sisi, kita sebagai pembaca hanya mendapat informasi satu pihak karena sumber berita yang kita baca berkutat pada koran semata. Padahal kita sendiri tidak tahu kebenaran di pihak mana. Mengomentari suatu isu yang menjadi sensasi trend masyarakat lebih asyik dibanding mencari tahu kebenaran yang dikatakan antik. Kita yang sebenarnya tidak tahu apa-apa malah dengan gampangnya mencemooh tanpa tahu lebih dalam. Semestinya setiap perkataan yang dilontarkan seseorang...