Postingan

Menampilkan postingan dengan label mimpi

My first time going abroad, it was incredible (Part 2)

Gambar
Kebetulan saya satu kamar dengan Hoo Jeong, mahasiswa ilmu biologi dari Korea. Hanya dalam beberapa hari kami merasa dekat, sangat dekat bahkan melupakan waktu seketika.  me and hoo jeong The last message before she left Saya bercerita banyak hal tentang ke-freak-an ghea dan gina my sisters pada reality show running man. Kehebohan terjadi ketika saya tiba-tiba lupa judul reality tersebut dan kami sibuk mencari di mbah google, menebak-nebak dan akhirnya teriak-teriak sendiri. That’s super weird but we did it *remembering*. Malam disaat saya memberikan twister dan pop mie, dan hoo jeong mengeja berulang-ulang kata ‘ingredients = bumbu”.  Cerita tanpa mengenal waktu tentang cowok-cowok ganteng korea, isu oplas kecantikan, asrama wanita nya yang membosankan, pengalaman apply untuk study abroadku lewat IO, pertanyaannya tentang kefasihan inggrisku, cerita pengalaman di Pare as a english village, pengalamannya di Amerika sewaktu kecil, bahkan sampai ke ranah sens...

My first time going abroad, it was incredible (Part 1)

Gambar
Entah mengapa sejak mengikuti conference tentang trafficking di Malaysia, saya mulai ketagihan mencari dan meng-apply. Challenging my self, taking any risk, that’s creating my rainbow’s life. Hidup seperti berwarna! Saya bertemu banyak teman dari Negara, bahasa, agama, dan budaya berbeda. Saling bertukar cerita dan pengalaman sampai pukul 3 pagi bersama room-mate dari Korea. This is my experience there. Pada tanggal 3-7 September, berangkatlah Saya, Aci, dan Gina menuju Melaka, Malaysia. Saya akan menghadiri konferensi internasional berjudul “International Conference on Trafficking of Young Women & Children”.  Aci, Me, Gina at Penang, Malaysia Design t-shirt baju conference Ini adalah kali pertama mengikuti kegiatan internasional. Disana saya tidak banyak menemukan anak muda, karena justru para experts yang lebih banyak hadir. Hal ini juga mendorong saya, “think harder, harder!” berusaha tidak terlihat bodoh dan menyamai pemikiran mereka. Salah satu experts ...

Tidak Tepat Sasaran Tapi Paling Tidak Berhasil Satu Langkah

Gambar
Padahal rasanya baru saja tanggal 16 Juli kemarin saya merisaukan urusan passion dan masa depan. Kemudian persis dihari sama saat menaiki kereta menuju ke Depok, telepon genggam-ku berdering, nomer tidak dikenal..  Ternyata beralamat Unicef..  Pikiranku berkelana ke masa lampau, sudah lama sekali aku iseng mengirim surat keinginan magang / volunteer ke beberapa cabang PBB di Indonesia. Memang benar salah satu mimpiku adalah bekerja di Organisasi Internasional yaitu PBB. Dan memang Tuhan sudah mengatur semuanya. Dalam keadaan galau, Ia memberikan secercah harapan.. Aku ditawari kerja volunteer untuk entry data fundraising, karena program tersebut yang sedang membutuhkan orang. Mendengar itu rasanya membuncah hati ini girang tak karuan, ingin rasanya berteriak.. tapi bicaraku seolah se-profesional mungkin, menanyakan prosedur apalagi yang harus dilengkapi. Walaupun tidak sesuai dengan keinginanku bekerja di bagian program, tetapi rasa syukur ini terus mengucap karena be...

Kecemasan: Berkisah Passion dan Masa Depan

Gambar
Sekarang liburan membuat perasaan cukup galau dan banyak mengkhayal. Ditambah lagi dengan hasil bacaan Rantau 1 Muara yang mengutip banyak hal tentang passion, mimpi, dan kerja keras. Beberapanya adalah “ find what you want to do”, “love what you are doing”, “when you love what you are doing, you do not look at the clock. It is just wonderful.” Membacanya berulang-ulang membuatku banyak berefleksi, apa yang selama ini sudah ku lakukan…. Aku memang melabelkan diri sebagai aktivis sosial, banyak berkecimpung di projek-projek sosial dari beberapa organisasi yang kuikuti. Tapi apa? Justru merasa projek yang kubuat selama ini hanya tuntutan, tiruan dari tahun lalu, dan selebihnya tidak inovatif sama sekali. Tetapi anehnya saat melakukan pekerjaan ini, berbau sosial, perasaanku suka tersentuh dan teriris berkenaan nasib kelompok marjinal, kelompok menengah kebawah. Perasaan ini membuat semangatku berkobar-kobar saat melakukan aksi-aksi sosialku. Tapi kembali lagi selebihnya aku seperti...

Future ? Let the time answer it

Gambar
           Kamis, 21 Maret di Kelas Antropologi Politik, entah mengapa topik “masa depan” menjadi awal perbincangan kecil Saya, Zia, dan Nova. Berawal dari membaca kumpulan cerpen Jurnal Perempuan, mengisahkan banyak perjuangan perempuan. Mulai dari kelumitan menjadi seorang istri, kodrati yang dinilai tidak menguntungkan perempuan, kaum lelaki yang mudah mengatur status dan peran perempuan dan kisah kompleks lainnya.       Kemudian, Nova mulai berandai-andai membayangkan kehidupan saat menikah. Katanya, saya adalah tipikal istri yang sibuk bekerja diluar dan meninggalkan anak, kemungkinan anak-nya akan dititipkan ke Zia -______- ngek. Lalu, saya memastikan Zia menjadi ibu rumah tangga yang baik, setia melayani, membuat sarapan untuk anak dan suami, dan setia menunggu kepulangan keluarga. Sosok istri idaman yang di agung-agungkan dalam ketentuan Agama. Entah mengapa saya berpikiran itu melihat Zia keseharian...

just a little beat things for me!

waktu gw lagi ngedown, dan ketika itu gada seseorangpun yang bener2 bisa ngerti gw. gw slalu dan slalu mencoba menghadapi nya sendiri. memberikan gertakan untuk mengingatkan gw pada mimpi2 itu *** saya orang yang labil dan terkadang selalu diambang ketidak-konsistenan dalam hidup. tapi itulah yang menjadi tantangan dalam suatu pilihan, kita harus bisa benar2 memilih APA yang terbaik dan harus diprioritaskan. Semangat Giska UTS-nya! 1. Banggain orangtua: IP 3,8 2. GO ABROAD 3. Orang yang BERHASIL adalah orang-orang yang berkemauan KERAS untuk belajar, meski dirinya sudah GAGAL ribuan kali !! hehehe 3 poin diatas udah lama gw tulis. at least, gw belum bisa dapet ketiganya, IP malah turun -____- walahhh. tapi harus ttep semangat. cincyauuuu!!

semua perlahan terjawab dengan sendirinya

terdiam termenung sekilas terbersit memory itu otak ini terus mencari tanpa diminta memutar waktu teringat kembali tiba-tiba tersenyum menggelitik diriku sungguh aneh ya dan Antik! karena hanya diriNYA lah yang bisa membuat diriku seperti ini. seperti PUZZLE yang perlahan terjawab dengan sendirinya itu jawaban dari NYA dan kini saya baru menyadarinya sekarang.. hai readers, ingatkah kalian dahulu saya seringkali menggerutu mengeluhkan banyak kekesalan tentang jurusan yang saya masuki dan kebingungan saya terhadap jalan MU Tuhan YA! jalanMU yang tidak pernah lurus sesuai dengan mimpiku, tetapi selalu berkelok-kelok dan menyimpang 180 derajat pastinya! Dan hai kalian yang sekarang tengah membaca tulisan ini, tahukah kalian? bahwasanya saya sudah menjadi lelucon bagiNYA. bukan ulah NYA tapi ulahku sendirilah yang membuat rumit segalanya. padahal itulah jalan yang ditakdirkan untukku. sungguh bodoh dan tertawa diriku saat mengingat kefrustasianku yang sangat jarang di...