Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

[ Part II ] Pare-Bromo-Surabaya-Madura- TRIP !

Gambar
Awalnya saya mengira tidak akan menjajakan Surabaya. Karena rencana PPCers yang gagal pergi kesana akibat no budget. Tapi perjalanan kilat ke Surabaya, penculikan mendadak yang kebanyakan orang tidak saya kenal. Ck saya alami itu semua, unpredict happened. Madura Sumenep memang incaran saya harus pergi kesana yaitu my hometown, daerah papaku. Saya buta jalan tapi cukup nekat, bermodalkan keberanian. Tapi kebetulan teman organisasi YEP! Yaitu holi yang juga lagi di Pare menawarkan untuk pulkam bareng naik bis. Ok deal! Planning: tanggal 10 saya berangkat pagi pukul 10 menuju Madura dan pulang kembali ke Pare tanggal 12 (menaiki bis paket tour).  Perfect! tik tok tik tok. I had been waiting for a long. Grrr, holi said she was on the way from Malang.  Oke pukul 13.00 tik tok tik tok         pukul 15.00 ? silent          pukul 17.00 finally. Kami berjanji naik bis. But there was a black car parked. ?? Ada Holi didalamnya dan saya masuk. Loh? Knapa tidak naik bis. Dua lelaki

[Part I] Pare-Bromo-Surabaya-Madura TRIP !

Gambar
Entah kalimat pertama seperti apa yang harus diuraikan untuk menceritakan kisah kalian. Kalian semua yang terekam dalam memoriku ini. Sebuah desa yang mampu membuat saya belajar begitu banyak didalamnya  Pare Tulung Rejo Village as Kampung Inggris PPCers(ParePunyaCerita) Elfast and Bromo’s friends  GE (Global English)  Thanksgiving You all have learned me everything: English, Confidence, Challenging, Travelling, Friendship, Family, and the last for the warm-hearted I met there.  Sesuai jadual pake tour keberangkatan menuju Pare semestinya terjadual 8 Juli. Namun karena ada urusan mendesak, I decided to go by my way and came afterward by train on 15 July. Ternyata salah satu member tour juga ada yang menyusul. She is El and looks like a ‘bule’ (blonde hair). Kita berdua berangkat pukul 3 sore dari St.Senen. Mama terlihat khawatir sementara saya hanya bisa meyakinkan nya untuk berdoa saja pada perjalanan nanti. Tapi teryata tidak semulus itu. Saya dan El kebablasan St.